Akhir-akhir ini PLN mbuat kebijakan untuk memadamkan listik secara bergilir. Apalagi ada SKB meteri tentang kebijakan ini. Sebanarnya ini untuk apa sih?

Kalo aku sendiri sebenarnya kebijakan ini sama dengan persis dengan kasus seruan untuk efisiensi penggunaan BBM. Listrik padam juga kan gara2 BBM. Padahal dari data yang pernah aku ketahui, penggunaan BBM di negeri ibu pertiwi ini sudah bisa disebut cukup efisien. Kalo masalah harga, lha itu yang mahal. Mungkin karna mahal tsb, jadine warga kudu ngirit.

Kembali ke pemadaman listrik. Sebenarnya aku ga setuju bgt. Ya ini akan berdampak pada produktivitas warga sendiri. Bagaimana bisa kita beraktivitas tanpa listrik di jaman sekarang ini. Semua2 pake listrik. Kampus, kantor, pabrik bahkan rumah tangga sekalipun mempunyai ketergantungan yang sangat kepada listrik.

Apa lagi pemadaman ini terjadi pada jam2 kerja. Ini akan berdampak buruk bagi kita. Yang biasanya proses blajar mengajar di kampus ato sekolah menggunakan multim media, sekarang kembali ke papan tulis. Yang biasanya menggunakan komputer dan internet jadi ga bisa lagi, dan banyak lagi yang lainnya.

Ini kalo aku sebut malah tidak akan membuat kita lebih irit dalam penggunaan BBM. Sekarang saja, saya masuk warnet dan warnet ini menggunakan genset. Apa genset itu menggunakan tenaga air? kan tidak. Yang aku tahu genset warnet ini menggunakan solar, begitupun genset yang ada di kampusku. Lha ini kan malah banyak memakan BBM.

Ya, aku mohon lah kepada pemerintah untuk meninjau kembali kebijakan ini.


  1. sluman slumun slamet

    dirut POS sudah ditahan, kapan dirut PLN?
    aneh emang… sudha tahu loyo, malah gak lagi jualan blok 450. kadang blok 900 dibilang gak ada, harus ambil yang 1300.
    belum lagi gratis tambah dayanya….
    yah beginilah potret BUMN kita
    :D

Leave a Comment