Sebenernya aku masih blom bergairah buat nulis di blog ini. Tapi berhubung harga BBM naik, yo aku harus nulis. Dan akhirnya tulisan itupun ada di hadapan kamu. Tulisan yang kurang bermanfaat, karna ini bisa di cari di weblain. Di tulisan ini aku hanya ingin menyampaikan, kalau apa yang tak tulis kemaren “BangOne: Tragedi Subsidi” bener-bener akan terjadi.

Rakyat negeri ini akan bertambah beban hidupnya dan pengurangan bebean itu hanya melalui BLT yang pengucuran perdananya sudah mendapat penolakan. Sudah menggunakan data 3 tahun lalu, besaran uangnya pun tidak mengalami kenaikan. Padahal jika dihitung dari 3 tahun lalu, angka akumulasi inflasi sudah mencapai 30%. Lha kalo sudah seperti ini terus bgimana?

Kalo pertanyaan itu, aku ndiri juga bingung njawabnya. Coz aku juga masih jadi anak durhaka, yang masing minta ortu. Padahal aku mestinya udah bisa kasih mreka. Yang jelas kalo bgini, harga angkutan umum, makanan, uang kos, de es be akan naik. Akankah naik pula jatahku? Aku tidak tega sebenarnya dengan ortuku. Maafkan aku, Bapak & Ibuku.

SBY - JK Siap Untuk Tidak Populer by: djunaedird, di bloggerngalam.com

Agar berjalan lancar nampaknya pemerintah mencari hari baik, buat mengumumkan soal kenaikan harga BBM. Dan selamat, Pak SBY, akhirnya mantap sudah bahwa hari Jum’at adalah hari baik pilihan pemerintah Republik Indonesia.

Ketika Trans TV asyik dengan Lord of the Ring-nya, TVRI sibuk me-monitor olahraga, Indosiar tenggelam bersama Mama Mia, Global TV menyajikan film Big Movies “The Gods Must Be Funny In China”, RCTI asyik ber-Indonesian Idol-ria, SCTV dengan Music Award-nya, sementara Metro TV, TV One dan AnTV tengah live menanti Gong Kenaikan Harga BBM, di samping itu Radio Elshinta, juga melaporkan pandangan matanya.

Selain ketiga stasiun TV dan satu Stasiun Radio, yang menyajikan secara live soal ‘drama BBM’, yang lain cuma sekedar menyiarkan dalam acara breaking news saja. TVRI hanya menyajikan berita dalam news ticker saja. Bahkan SCTV tak menganggap perlu untuk menyiarkan acara itu.

Setelah Presiden Republik Indonesia SBY selesai memimpin Rapat bersama para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu soal kenaikan harga BBM sekitar pukul 20.00 - 21.00 WIB., tak seperti biasanya, pak SBY tak menyediakan waktu untuk bertemu dengan wartawan. Andi Malarangeng mengatakan bahwa penjelasan soal BBM dipersilakan langsung ke Gedung Graha Sawali, Departemen Keuangan.

Setelah diberi pengantar oleh Menteri Keuangan, Dr. Sri Mulyani Indrawati, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro segera saja mengumumkan soal kenaikan itu.

Harga Eceran BBM Dalam Negeri berdasarkan peraturan (dsb. - dsb.) sejak pukul 00.00 WIB nanti, tanggal 24 Mei 2008, Minyak Tanah/Kerosin anak naik menjadi Rp 2.500 (sebelumnya Rp 2.000), Bensin Premium Rp 6.000 (4.500) dan Solar Rp 5.500 (Rp 4.300).

Jadi, kalau anda membeli BBM ke SPBU sekarang, jelas terlambat. Soalnya sudah pukul 00.10 WIB sekarang. Berdoa saja, semoga kita semua bakal dapat banyak rejeki.

Nasib… Nasib…


  1. rama

    udah susah, tambah susah, jadi paling susah.. susah deh… :-)

  2. MQ Hidayat

    Malesno!!!!

Leave a Comment